jangan minum teh hangat saat sahur dan buka puasa

                   gambar: pixabay.com

 
Saat puasa, anjurannya minum/makan yang manis2 bukan saat sahur maupun buka? Salah satu minuman favorit orang indonesia untuk berbuka maupun sahur adalah teh manis atau kopi.

 Padahal, yg bikin manis bukan tehnya, melainkan gula. Betul tidak? Artinya, minum air gula anget mah bisa. 

Tapi kenapa hrs gitu? Teh memiliki sifat diuretik yang memicu pipis. Diuretik bertugas utk membantu ginjal mengeluarkan garam dari tubuhmu.

 Nah garam tubuh tuh, gak mau jauh2 dari air. Mereka berdua terikat. Akibatnya, pengeluaran garam akan dibarengi oleh pengeluaran air sehingga kamu akan sering pipis. Penurunan jumlah cairan intravaskular dapat menurunkan tekanan darah.

Jadi, kamu dianjurkan untuk tidak minum teh & kopi yang mengandung diuretik ketika sahur. Lebih baik ya air putih saja. Minum air pas sahur juga ga perlu banyak2 karena tubuh ga perlu itu. Aturannya tetap sama, yaitu sekitar 2-2,5 liter perhari yang bisa kamu bagi rata ke 8 gelas.


Alih2 banyak2in minum pas sahur, pindah ke waktu malam setelah buka hingga 1 jam menjelang tidur. 
 Misal:
1 gelas bangun tidur 
1 gls sebelum sahur 
1 gls setelah sahur 
1 gls kelar adzan maghrib 
1 gls sblm berbuka 
1 gls kelar buka 
1 gls kelar isya/tarawih 
1 gls satu jam sblm tidur.


Sumber:
twtter @afrkml


Anda mungkin menyukai postingan ini